Juru Rias Pengantin dan Make Up Artis Kota Solo Terbaru 2017

Juru Rias Pengantin dan Make Up Artis Kota Solo _ Model busana dan rias pengantin Jawa khususnya Solo yang sampai saat ini masih cukup populer di kalangan masyarakat yaitu  Solo Putri dan Solo Basahan. Kedua jenis busana serta rias pengantin ini mempunyai ciri khas masing-masing, mulai jenis pakaian yang digunakan, motif busana, hingga gaya tata riasnya. Busana dan tata rias Solo Putri pada awalnya hanya boleh dipakai oleh keluarga keratin saja, namun dengan perkembangan zaman busana ini bisa dipakai oleh masyarakat umum. Kini busana dan rias pengantin asal Solo ini juga telah banyak mengalami tambal sulam yang sesuai kebutuhan fashion masyarakat, bahkan model busana asli justru sering tidak digunakan.

 

Busana dan rias pengantin Solo khususnya model Solo Putri sering kita lihat sekarang ini dalah replika busana raja serta ratu dari Kraton Solo. Namun dengan demikian, semua elemen busana serta rias yang ada tetaplah mempunyai kandungan makna filosofis, yaitu berisi doa serta harapan agar kedua mempelai dapat hidup bahagia dan sejahtera dalam mengarungi bahtera rumah tangganya.

 

Pengantin wanita selalu menjadi fokus yang paling utama dalam setiap merias wajah pengantin, terlebih untuk urusan make-up, paes di dahi, serta tata rambut atau yang biasa disebut dengan istilah sanggul. Menata dan merias bagian kepala pengantin wanita akan memakan waktu yang cukup lama. Untuk memake-up bagian wajah pengantin putri biasanya memakai bedak warna kekukuningan guna memunculkan aura kecantikan. Sedangkan untuk bentuk alis dibuat mango. Eye shadow memakai warna hijau serta coklat, blush on dengan warna merah merona, lipstik memakai warna merah ke-oranyean, serta membuat paes di dahi dengan memakai warna hitam yang mempunyai makna kesempurnaan.

 

Untuk membuat paes pengantin Solo Putri ini,  secara bentuk sama dengan paes pengantin Solo Basahan. Bedanya adalah  hanya pada pemakaian warnanya, untuk Solo Putri menggunakan warna hitam dan untuk Solo Basahan menggunakan warna hijau. Ada 4 jenis bentuk paes yang harus dibuat bagi pengantin Solo Putri, yaitu bentuk Gajahan yang terdapat pada tengah-tengah dahi, bentuk Pengapit yang mengapit gajahan tersebut, bentuk Penitis yang terdapat diatas ujung alis, serta bentuk Godheg yang terdapat didepan telinga.

 

Untuk tata rias rambut, pengantin Solo Putri memakai sanggul Bangun Tulak, apabila dilihat dari belakang bentuk sanggul itu terlihatseperti kupu-kupu. Sanggul bangun tolak mempunyai makna sebagai Tolak Balak atau mencegah berbagai bahaya yang mengancam rumah tangga. kemudian terdapat Sunggar diatas daun telinga pengantin putri,Sunggar ini mempunyai makna  agar selalu mau mendengarkan nasihat baik.

 

Sebagai  perhiasan pada sanggul pengantin Solo Putri ini terdapat 7 buah Cunduk Mentul atau sering kita sebut dengan  istilah  kembang goyang, kemudian terdapat 6 buah Tunjungan, Centhung,  2 buah Sokan,  Cundhuk Jungkat dan juga roncean melati Tiba Dada. Ciri khas rias pengantin dan make-up artis Solo Putri asal kota Solo ini adalah pemakaian kebaya yang terbuat dari bahan beludru panjang sampai lutut dengan hiasan lung-lungan bordiran emas. Bentuk motif tumbuh-tumbuhan ini mempunyai makna kesinambungan. Filosofinya adalah agar dekat dengan bumi dan tidak merusak bumi, selalu bergandengan tidak pernah putus. Sedangkan pada bagian dada pengantin wanita ini terdapat kain tambahan atau Kutu Baru yang dilengkapi dengan tiga buah bros yang direnteng secara vertikal pada bagian tengahnya.

 

Unuk Juru Rias Pengantin dan Make Up Artis kota Solo untuk mempelai pria mempunyai bentuk yang  sederhana jika dibandingkan dengan riasan pada pengantin wanita. Untuk bagian wajah sendiri, pengantin pria hanyalah diberi bedak.

 

Demikianlah artikel tentang Rias Pengantin dan Make Up Artis kota Solo. Semoga bermanfaat

Leave a Reply