Beberapa Rias Pengantin dan Make Up Artis Kota Surabaya Terbaik

Rias Pengantin dan Make Up Artis Kota Surabaya – kota Surabaya semenjak ratusan tahun  lalu telah dikenal sebagai kota maritim. Sebelum terbentuk menjadi kota, Surabaya sudah menjadi wilayah yang mempunyai  pelabuhan yang besar di ujung timur pulau Jawa. Pelabuhan ini juga banyak didatangi oleh saudagar dari belangan seluruh dunia. Kebanyakan dari mereka untuk berdagang meski ada pula yang hanya untuk singgah sejenak. Oleh karenanya kota Surabaya mempunyai tingkat akulturasi budaya sangat tinggi. Tidak banyak yang mengetahui  bahwa kota Surabaya dahulu pernah berdiri sebuah kerajaan. Kerajaan itu didirikan oleh orang-orang Raden Wijaya yang melarikan diri dari Majapahit. Sebagian yang lain ada juga melarikan diri ke Madura serta mendirikan kerajaan Madura di Sumenep. Kerajaan yang ada di Surabaya ini memang tidak ada banyak mengetahui kisahnya, namun peninggalan dari kerajaan tersebut masih ada hingga  sekarang. Peninggalan tersebut bukanlah  bentuk bangunan namun penanda wilayah yang dibuat nama jalan di tempat yang diperkirakan pada sekitar lokasi Kerajaan itu berdiri.

Kerajaan Surabaya ini memang dipercayai terdapat di wilayah antara Kramat Gantung, Blauran, sampai dengan Peneleh. Ini penting saya ceritakan karena dari sanalah cikal bakal pengantin pegon. Sama halnya eksistensi kerajaan Surabaya yang orang tidak banyak tahu, pengantin pegon ini juga mengalami nasib sama. Banyak pernikahan yang diadakan oleh orang Surabaya dengan menggunakan adat Jawa Jogja atau Solo Basahan. Padahal sebenarnya Surabaya sendiri juga mempunyai adat pernikahan sendiri yang menjadi khas seperti Pengantin Pegon.

Dari segi busana serta rias pengantin, busana pengantin Pegon mempunyai perbedaan dengan pengantin Jogja atau pengantin Solo. Busana pengantin putrinya terdiri dari rok dan juga blus lengan panjang dengan model rok yang  panjang sampai dengan mata kaki, atau hanya sebatas sampai betis dan juga  blus yang tidak boleh tembus pandang. Kaitannya warna busana, pengantin Pegon ini cenderung menggunakan warna soft seperti kuning muda, biru muda atau merah muda. Pengantin putri harus mengenakan sarung tangan senada dengan warna busana serta stocking sewarna  dengan kulit. Untuk alas kakinya  memakai sepatu pantofel yang tertutup serta bertumit tinggi. Untuk  bahu sebelah kiri dipasang selendang yang menjuntai ke belakang, panjang selendang sekitar 2 meter serta diatasnya dihiasi dengan korsase.

Untuk perhiasan yang dipakai adalah  kalung kolie permata, anting panjang, delang dan juga cincin. Untuk Rias Pengantin Dan Make Up Artis Kota Surabaya yang digunakan cenderung lembut atau soft serta disesuaikan dengan warna busana yang digunakan. Untuk bagian riasan sanggul, rambut pengantin putri dibagi menjadi dua, yaitu bagian atas dan bawah. Kemudian  sebagian dijalin dan juga sebagian disasak sampai membentuk bulatan-bulatan yang kemudian dibagian atasnya dipasangi cemara. Kemudian untuk rambut bagian atas disasak penuh dan dibentuk bulat untuk bagian kiri dan kanan sampai menutupi sepertiga daun telinga pengantin.

Cemara kemudian  dibentuk sanggul berbentuk bulat dari kiri ke kanan. Sanggul ditutup ronce bunga melati yang  dipasang sisir melati untuk bagian atas sanggul yaitu antara kepala dan sanggul. Untuk  bagian bawah sanggul ini kemudian dipasang ronce bunga kenangan berwarna kuning dan melati dibagian tengahnya yang menyambung dengan sisir melatinya. Dibagian kanan dan kiri sanggul dipasang benga melati. Kaitannya dengan make-up artis bagian wajah, pengantin di berikan bedak yang sesuai dengan warna kulit si pengantin, sehingga nampak lebih natural. Kemudian dengan lipstik yang disesuaikan dengan motif dan warna busana yang dipakai,kemdian yang hars ada adalah celaan pada bagian mata dan alis. Demikian artikel tentang Rias Pengantin dan Make Up Artis Kota Surabaya.

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply